Ketua Pokja Wartawan KBB : Plt Bupati KBB Harus Bisa Menahan Diri, Jangan Terburu-Buru Dalam Mengambil Keputusan

MANUVER NEWS | Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten Bandung Barat, tetap kritis dan konsisten sebagai penyeimbang antara pemerintah dan masyarakat, terus menyoroti segala kebijakan yang diambil Pemkab Bandung Barat.

Pasca Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), maka untuk mengisi kekosongan Bupati Bandung Barat, Otda mengangkat Hengky Kurniawan sebagai Plt Bupati Bandung Barat berdasarkan surat keputusan yang ditandatangani pada 9 April 2021.

M. Raup Ketua pokja berharap kedepannya Plt Bupati Bandung Barat untuk berbenah dan lebih bijak lagi dalam mengambil keputusan. “Sikap Plt Bupati Bandung Barat dalam mengambil keputusan, harus melalui tahapan pertimbangan dengan memperhatikan dampak yang ditimbulkan baik dari segi hukum, soasial dan budaya,” ungkap Ketua Pokja M Raup.

Lanjut Ketua Pokja M. Raup “Jangan sampai keputusan yang diambil menimbulkan kontroversi, sehingga menimbulkan opini yang kurang baik dimata masyarakat” imbuhnya.

Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan KBB selama ini terus menjadi penyeimbang dalam mengkritisi kebijakan pemerintah yang bertentangan dan mendukung kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat demi kemajuan Kabupaten Bandung Barat.

Disisi lain anggota Pokja, Dede. S memberikan komentarnya terkait pemerintahan Kabupaten Bandung Barat untuk kedepannya agar bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

“Untuk para pemangku kebijakan, jangan lupakan sejarah, karena berdirinya bandung barat bukanlah pemberian atau hadiah melainkan hasil dari perjuangan para tokoh setempat” tegasnya. (Arb)

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *