Aliansi BEM Cianjur Gelar Pertemuan Dengan Koordinator BEM Nusantara se-Pulau Jawa

CIANJUR – Senin (22/03/2021) Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Cianjur gelar pertemuan bersama Koordinator BEM Nusantara Se-Pulau Jawa dan seluruh Presiden Mahasiswa di Kabupaten Cianjur, bertempat di Villa Kota Bunga. dalam rangka Menakar Efektifitas Peran Pemuda Desa Ditengah Masa Pandemi Covid-19, Sesuai dengan hasil konsolidasi pratemu Aliansi BEM Cianjur pada, Sabtu 20 Maret 2021.

Kegiatan ini dihadiri oleh enam Perguruan Tinggi diantaranya BEM Universitas Suryakancana, BEM Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhari, BEM Sekolah Tinggi Islam Nahdatul Ulama, BEM Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Ittihad, BEM Universitas Islam Bandung dan DEMA Institut Agama Islam Sukabumi.

Pembahasan yang diusung dalam pertemuan tersebut diantaranya, peran mahasiwa dalam stabilitas gerakan sosial pada ruang lingkup bermasyarakat, menjalin erat kedekatan bersama dengan seluruh kampus Se-Cianjur untuk membumikan kembali marwah Mahasiswa di daerah Cianjur, dan berkegiatan bersama dengan masyarakat di pedesaan.

Pertemuan silaturahmi pada hari pertama, Senin (22/03/21). Menghasilkan gagasan untuk berkegiatan di pedesaan tepatnya di Desa Sukawangi Kecamatan Warungkondang dengan bertemakan “Satu Langkah Kecil Untuk Desa Menuju Kemandirian”.

Ahmad Abdul Latif selaku Presiden Mahasiswa Universitas Suryakancana (UNSUR) mengungkapkan harapan setelah terlaksananya kegiatan ini adalah agar mahasiswa lebih peka dalam menyikapi isu.

” Selepas kegiatan ini terlaksana, besar harapan saya agar kedepannya seluruh mahasiswa dapat lebih meningkatkan rasa kepekaannya kembali dalam menyikapi isu-isu kesenjangan sosial pada tatanan masyarakat pada umumnya ” ungkapnya.

Taufik Sirajudin selaku Koordinator BEM Nusantara se-Pulau Jawa berharap mulai hari ini apapun yang kita berikan sebagai Mahasiswa harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, Mahasiswa harus gerak nyata agar kritikan atau solusi tidak menjadi omong kosong belaka.

” Saya berharap hari ini kita sebagai Mahasiswa harus membuktikan tidak hanya kritikan ataupun rekomendasi yang berisi gagasan solusi saja yang kita lakukan, tetapi aksi atau gerak nyata yang konkrit harus kita lakukan hari ini, agar semua kritikan ataupun solusi tidak menjadi omong kosong belaka, dan yang kita harus berikan hari ini harus benar-benar memiliki nilai yang dapat dirasakan langsung oleh berbagai pihak, terkhusus untuk masyarakat ” tandasnya. ( Aal )

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *